LIPUTAN12.ID|PAMEKASAN – Proses perekrutan Tenaga Fasilitator Wira Usaha Baru (WUB) yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pamekasan, muncul isu diduga titipan saja

“Ada indikasi sistem titip menitip. Hal itu dilihat dari ketidak transparansiannya hasil pengumuman dan mekanisme tes wawancara atau interview,” ucap salah seorang peserta berinisial F, Selasa (28/01/2020).

Seharunya, kata dia, bukan hanya hasil interview yang dijadikan rujukan terpilihnya Tenaga Fasilitaror WUB, melainkan harus ada tes tulis.

Dengan begitu, hasil dari keduanya dapat dipadukan dan dapat mencetak Wira Uhasa Baru.

“Nantinya kan hasil dari kedua tes tersebut diketahui siapa yang pantas menjadi Fasilitator WUB di Kecamatan,” ungkapnya.

Selain itu, warga asal Palengaan ini juga menilai ada indikasi kongkalikong. Sebab, pengumuman hasil seleksi administrasi dan hasil interview selalu molor.

“Lambannya menunjukkan hasil seleksi. Tidak menutup kemungkinan ini sebuah trik untuk melakukan kongkalikong,” tegasnya.

Menurutnya, dalam proses awal yakni pendaftaran yang dilakukan peserta sudah selesai dengan ketentuan tertanggal 17 Januari 2020.

Dari kapasitas 900 peserta, terdaftar 399 peserta dari 13 Kecamatan yang menyerahkan berkas yang disesuaikan dengan aturan Disnakertrans Pamekasan.