SUMENEP|LIPUTAN12 – Gubernur Jawa Timur, Dra. Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Bantuan itu merupakan sebagai menyeiringkan program ekonomi bagi masyarakat yang terdampak covid-19.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) ingin masyarakat di tengah wabah Covid-19 selalu sehat dan selamat pertumbuhan ekonominya, sehingga pihaknya bersama pihak terkait menyalurkan berbagai bantuan untuk menciptakan masyarakat sehat dan memulihkan pergerakan ekonomi.
“Kami harapkan tetap semangat dan bantuan itu bermanfaat bagi masyarakat Sumenep,” jelasnya di sela-sela penyerahan bantuan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (29/09/2020).

Dalam kesempatan ini, Khofifah mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kedisiplinan menaati protokol kesehatan saat beraktivitas. Karena salah satu cara memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker yang benar, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau rajin menjaga kebersihan.
“Selama 14 hari terakhir hingga 28 September 2020, kasus aktif positif termasuk rata-rata penularan Covid-19 mengalami penurunan yang signifikan, berkat usaha keras Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menekan laju penularan virus Covid-19 tersebut,” bebernya.
Di kesempatan itu, Gubernur Jawa Timur menyerahkan beberapa bantuan kepada masyarakat, di antaranya adalah bantuan sembako dan bantuan keuangan khusus (BKK) Jatim Puspa sebesar Rp 1.744.125 untuk delapan desa di dua kecamatan di Sumenep.
Tidak hanya itu, Khofifah juga menyerahkan bantuan BKK Bumdes senilai Rp 150 juta untuk tiga Bumdes di dua kecamatan. Masing-masing Bumdes mendapatkan bantuan sebanyak Rp 50 juta.
Bantuan BLT-DD kepada 6 KPM juga diserahkan secara langsung oleh orang nomor satu di lingkungan Pemrov Jatim tersebut. Juga bantuan kepada penerima subsidi upah untuk 5 orang diserahkannya.