SUMENEP I liputan12 - Pemerintah Kabupaten Sumenep menunjukkan kepedulian nyata terhadap para atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
Sebanyak 152 atlet resmi didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sebagai bentuk perlindungan sosial dari risiko kerja selama kompetisi berlangsung.
Langkah tersebut dinilai sebagai pelanggaran penting dalam menjamin keselamatan dan kesejahteraan para atlet, mengingat olahraga kompetitif memiliki potensi cedera yang cukup tinggi.
“Kami tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga memastikan para atlet mendapatkan perlindungan sosial yang layak,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para atlet di Kantor KONI Sumenep, Kamis (5/6/2025).
Bupati Fauzi menyampaikan bahwa pendaftaran atlet ke BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh pemerintah daerah, dan menjadi bukti bahwa profesi atlet juga memiliki risiko kerja yang perlu diantisipasi.
“Kami tentu tidak menginginkan musibah diadakan, tetapi ini bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masa depan para atlet,” tambahnya.
Ia berharap program ini bisa menjadi sumber motivasi tambahan bagi para atlet agar tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik di berbagai cabang olahraga yang diikuti.
Selain itu, Bupati juga mengajak para atlet untuk menjaga semangat juang, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas, sebagai cerminan bahwa Kabupaten Sumenep tidak hanya unggul dalam bidang seni dan budaya, tetapi juga memiliki potensi besar dalam dunia olahraga.
“Penyerahan kartu BPJS ini adalah langkah strategis yang patut diapresiasi. Ini bagian dari upaya mendorong pelatihan olahraga yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan atlet,” tutupnya.