LIPUTAN12.ID|KEPSUL – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babusslam Sula gelar pelatihan metodologi penelitian dan sosialisasi penulisan skripsi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung di Aula Kampus di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara, Rabu (11/3/2020).

Ketua panitia pelaksana kegiatan, Sahrul Takim menyampaikan, pelaksanaan kegitan pelatihan metodologi penilitian dan sosialisasi penulisan skripsi PTK ini direncakan dari rapat kerja (Raker) STAI kemarin.

“Hal ini dilaksanakan demi kebutuhan mahasiswa yang akan melaksanakan study akhir, sebagai penajaman dari perkuliahan metodologi penilitian di STAI Babussalam Sula,” ungkap Sahrul.

Kegiatan ini lanjut Sahrul, diikuti 50 orang peserta yang diprioritaskan bagi mahasiswa semester akhir yang sedang menghadapi ujian skripsi. Kegiatan ini juga kami menyajikan tiga pemateri yang masing-masing mempunyai disiplin keilmuan sehingga bisa menjangkau tema yang ditetapkan oleh panitia.

“Kegiatan ini di prioritaskan untuk dapat mencipatakan sarjana kita yang unggul dalam bidang penelitian dan diharapkan juga dapat menjawab dan menyelesaikan persoalan yang sedang diteliti di masyarakat,” harap sekretaris jurusan Tarbiah.

Di tempat yang sama, Ketua STAI Babusslam Sula, H. Abd Rahman Kharie dalam sambutannya menyampaikan, pelatihan metode penelitian ini sangat penting bagi seluruh mahasiswa tidak terkecuali yang ada di STAI Babusalam Sula.

“Memang panitia pelaksanaan ini adalah dari jurusan Tarbiyah tetapi ada kaitannya dengan skripsi PTK, sesunguhnya kita lihat dari tema ini ada dua hal yang perlu kita ambil dari pelatihan ini, yakni yang pertama, pelatihan metodologi penilitian. Yang kedua penulisan skripsi PTK itu tidak terkecuali seluruh mahasiswa bukan cuman Tarbiayah Tetapi Syari’ah juga harus tau tentang bagaimana metode penilitian,” ujarnya.

Menurut ketua STAI dengan kegiatan ini adalah kegiatan jurusan tapi sesungguhnya jurusan sudah berfikir bagaimana hasil-hasil dari ujian-ujian skripsi yang lalu dalam kaitannya dengan penulisan skripsi PTK.

“Sudah tentu ada bagian-bagian khusus yang harus diketahui oleh para peneliti. Alhamdulillah kemarin pedoman PTK sudah dilakukan sehingga pada hari ini merupakan tindak lanjut dari apa yang telah sudah menjadi pedoman,” tutup ketua STAI.