SUMENEP | liputan12 - Puskesmas Guluk-Guluk terus berupaya membangun budaya kerja yang bersih dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Bangkitkan Nilai Integritas, Mari Bersama Membangun Bangsa”, Rabu (16/07/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Badrul, S.Sos., M.M., Penyuluh Antikorupsi Ahli Utama, yang secara khusus hadir untuk memberikan pemahaman nilai integritas kepada seluruh pegawai.

Acara yang digelar di aula Puskesmas Guluk-Guluk ini diikuti dengan antusias oleh seluruh tenaga kesehatan dan staf. Kepala Puskesmas Guluk-Guluk, dr. Sari Yuli Yarti, M.Kes., dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai integritas sebagai bagian dari pelayanan publik.

“Integritas adalah pondasi utama dalam memberikan layanan kesehatan yang jujur, adil, dan bertanggung jawab. Tanpa integritas, pelayanan publik akan kehilangan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Sari juga menegaskan pentingnya konsistensi dalam menerapkan integritas, tidak hanya dalam hal administrasi, tetapi juga dalam tindakan nyata saat melayani pasien.

“Integritas bukan hanya soal menolak korupsi, tetapi tentang kejujuran dalam setiap tindakan, kedisiplinan dalam waktu, ketepatan dalam memberikan pelayanan, serta transparansi dalam penggunaan anggaran,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini, seluruh pegawai dapat lebih memahami bagaimana menjaga integritas dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelayanan medis maupun dalam interaksi sosial di lingkungan kerja.

Sementara itu, Dalam pemaparannya, Badrul menegaskan bahwa integritas tidak hanya berarti menolak korupsi, tetapi juga tentang konsistensi antara ucapan, tindakan, dan nilai yang diyakini dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Ia juga menjelaskan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari diri sendiri dan dibiasakan dalam lingkungan kerja agar tercipta budaya bersih, transparan, dan akuntabel.