LIPUTAN12.ID|SUMENEP – Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang sangat berimbas pada berbagai sektor, sebanyak 356 tenaga kerja di sektor pariwisata Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapatkan bantuan sosial dari
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf-RI).
Bansos Kemenparekraf bagi tenaga kerja sektor pariwisata di kota Keris didistribusikan oleh Kapolres Sumenep, Dandim 0827 dan pihak Dinas Pariwisata setempat di Lapangan Mapolres setempat, pada Rabu (3/6/2020).

Kapolres Sumenep, AKBP Deddy Supriadi di sela penyerahan mengaku bahwa dari adanya pandemi Covid-19 ini memang berdampak Pada Semua sektor.
“Semua merasakan akibatnya, di antaranya adalah sektor pariwisata khususnya di Kabupaten Sumenep,” kata AKBP Deddy.
Bansos tersebut langsung disalurkan kepada 356 tenaga kerja sektor wisata yang ada di Kabupaten Sumenep.
Sebab kata Deddy, sejak tanggal 16 Maret 2020, petugas melakukan penutupan di beberapa lokasi wisata, baik dari wisata alam maupun perhotelan sehingga akibat dari penutupan tersebut beberapa tenaga kerja wisatawan harus diberhentikan sementara.
“Maksud dan tujuan dari bantuan ini yaitu agar dapat meringankan beban tenaga kerja pariwisata yang di berhentikan sementara akibat adanya dampak Covid-19,” paparnya.
Sehingga, Pemerintah pusat dari Seksi Kementerian Pariwisata melakukan pendataan terhadap seluruh pekerja yang diberhentikan sementara akibat dampak Covid-19 tersebut.
Dengan para pekerja untuk sektor pariwisata di Kabupaten Sumenep yang menerima bansos dari Kementerian Pariwisata sebanyak 356 orang yang tersebar di 10 kecamatan diantaranya yaitu: Kecamatan Kota, Kecamatan Lenteng, Kecamatan Saronggi, Kecamatan Kalianget, Kecamatan Talango, Kecamatan Batang-Batang, Kecamatan Dungkek, Kecamatan Manding, dan Kecamatan yang lain.