LIPUTAN12.ID|PAMEKASAN – Kasi Bimas Kantor Kementerian Agama Islam Pemekasan menghimbau kepada penyuluh agama Non PNS untuk dapat mengaktifkan kembali pengajian dan kajian keagamaan di Lapas Narkotika Pamekasan. Hal tersebut sudah terjalin kerjasama dari tahun sebelumnya.

Beliau meminta kepada seluruh penyuluh yang baru untuk proaktif dengan kegiatan keagamaan dan kajian keilmuan guna memperdalam ilmu fikih dan baca Al quran, Sabtu (22/2/2020).

Seperti kemarin, pada hari Jumat (21/2/2020) pukul 10.00 WIB. Salah satu penyuluh Non PNS, Ustadz Ach. Dlofirul Anam, S.HI., M.H mendapatkan tugas dari Kasi BIMAS untuk mengisi siraman rohani di masjid Lapas Narkotika Kabupaten Pamekasan.

Pengajian tersebut dihadiri oleh Pengurus Masjid, Sipir lapas dan semua penghuni lapas narkotika sekitar 300 orang jamaah.

Pengajian ini merupakan pengajian yang rutin dilaksanakan setiap hari Jumat. Hal ini dipandang perlu karena banyak sekali dari narapidana narkotika yang belum begitu faham Agama bahkan masih banyak yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik.

Ustadz Dlofir yang juga sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Syariah As Salafiyah (STISA) Sumber Duko Pamekasan juga turut berpesan kepada para Narapidana hendaknya memandang Islam itu indah sehingga kita dapat menikmati setiap ibadah yang kita kerjakan dan bukan sebagai beban dalam Menjalankannya.

Ada 4 poin apabila ingin sukses dalam menjalani kehidupan di dunia ini
1. Sabar: kita harus sabar dalam menghadapi semua coba’an dan jalanilah dalam keadaan lapang dada

2. Wara’: hati-hati dalam perkara haram dan subhat

3. Mempunyai etika sopan santun: nabi Muhammad diutus ke muka bumi ini hanya ingin menyempurnakan akhlak