SUMENEP I LIPUTAN12 - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep hendak menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu di SDN Kolor II. Festival tersebut dilatarbelakangi untuk merevitalisasi bahasa daerah agar bahasa Madura terpelihara dengan baik.
Ketua Pelaksana, Ahmad Rasul Haris mengatakan jika tahun lalu itu hanya ajang tingkat provinsi sekarang sudah tingkat nasional yang beradake dibawah naungan balai bahasa jawa timur.
"Pada gelaran ini ada tujuh macam lomba yang tentu menggunakan bahasa masing-masing di jawa timur," ujar Ahmad Rasul Harus, Jumat (27/9/2024).
Kalau di Sumenep, lanjut dia, pastinya menggunakan bahasa madura, yaitu ada lomba pidato bahasa madura, baca puisi madura, mendongeng, lawakan tunggal, macapat, cerpen, dan carakan madura.
Acara tersebut menggunakan 21 juri dengan masing-masing lomba ada tiga juri, kemudian yang lolos nanti akan lanjut pada tingkat provinsi pada tanggal 08 Oktober 2024.
"Hal ini merupakan bentuk gemblengan siswa SD supaya bisa mengenal bahasanya sendiri, artinya mengembalikan bahasa tunas ibu dalam keseharian di rumah tangganya," bebernya.
IWO Sumenep dan Universitas PGRI Teken MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Literasi Media
Untuk sistem juara, pihaknya masih mau lihat dulu dari segi pendaftar siswa, dan sementara yang sudah mendaftar di link sampai saat ini sekitar 50 lebih.
"Yang pasti di kejuaraan itu mendapat trophy dan uang pembinaan, tapi pada uang pembinaan tersebut menyesuaikan dengan anggaran yang ada," tegasnya.
Lebih lanjut pihaknya menyampaikan untuk ajang talenta daerah ini, dinas pendidikan bagian SD memang banyak memiliki program.