BOGOR | LIPUTAN12 – Mendidik anak usia dini merupakan pekerjaan luar biasa. khususnya bagi mereka yang berprofesi sebagai tenaga pengajar, alias guru. Para guru harus bisa membuat anak-anak paham sekaligus membuat mereka senang belajar.

Tantangan guru ini dirasa semakin berat ketika pandemi Covid-19 masih terjadi sampai saat ini. Terlebih, yang memaksa kegiatan belajar dilakukan secara daring.

Atas dasar itulah Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN, Zona Madina dan STIM Budi Bakti mengadakan pelatihan Gerakan Sekolah Menyenangkan dengan tujuan membantu para guru PAUD/TK agar terus berinovatif dan kreatif dalam mengajar.

“Pelatihan bagi guru-guru ini merupakan salah satu bentuk komitmen YBM PLN pada bidang Pendidikan dan pendidikan sangatlah penting bagi pembangunan karakter manusia, khususnya Pendidikan dasar seperti PAUD,” ujar Yuzrizal Ketua Bidang YBM PLN.

Sementara itu, Direktur Zona Madina Dompet Dhuafa, Yuli Pujihardi berharap agar semua guru yang ikut dalam pelatihan ini bisa mendapatkan perubahan mindset, metode, cara dan hal baru dalam mengajar.

“Sehingga peserta didik merasakan sekolah itu tempat mereka bermain dan juga belajar yang menyenangkan sehingga peran sosial Zona Madina juga bisa dirasakan dengan pelatihan bagi guru-guru ini,” jelasnya.

Sebagai informasi, Gerakan Sekolah Menyenangkan didirikan oleh Prof Dr. Muhammad Nur Rizal dari UGM.

Gerakan ini terus dikembangkan oleh relawan guru dan kepala sekolah dari seluruh Indonesia.

Dalam pelatihan kali ini hadir Anizar Sutanto, ST, MPD leader GSM Indonesia bagian Barat dan Drs. Wahyudi GSM Tangerang Selatan bersama beberapa fasilitator.