KUPANG, NTT I LIPUTAN12 - Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, menghadiri prosesi perayaan Paskah 2025 yang berlangsung di Bundaran Tirosa, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin, 21 April 2025.
Prosesi perayaan Paskah tahun ini yang diselenggarakan oleh Kelompok Pemuda GMIT Kupang, dilaksanakan sejak pada pukul 10.00 WITA dipadati ribuan orang, berlangsung khidmat dan penuh sukacita.
Kegiatan ini menjadi simbol perayaan iman dan kemenangan Kristus atas maut, sekaligus mempererat tali persaudaraan antarumat beragama dan seluruh lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur.
Selain Kapolda, turut hadir pada acara tersebut, Wakil Gubernur NTT Irjen Pol (Purn) Drs. Johni Asadoma, M.Hum., Anggota DPR RI Ir. Esthon Leyloh Foenay, M.Si., Anggota DPD RI Ir. Abraham Paul Liyanto, Ketua DPRD NTT Ir. Emelia J. Nomoeni, serta Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie. Hadir pula Ketua Sinode GMIT, Pdt. Samuel Benyamin Pandie, S.Th., Wakil Ketua Sinode Pdt. Saneb Yohanis Ena Blegur, S.Th., dan sejumlah tokoh lintas agama lainnya.
Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan keikutsertaan 79 perwakilan gereja yang masing-masing mengirimkan sekitar 100 hingga 150 peserta. Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan drop zone peserta dan registrasi undangan, dilanjutkan dengan Ibadah Oikoumene yang menjadi pembuka prosesi secara rohani.
Berbagai penampilan turut menyemarakkan kegiatan ini, seperti paduan suara DCM dan KCC, tarian tradisional oleh Pragina Gong, serta sambutan dari para tokoh gerejawi dan pemerintahan.
Dalam momen yang penuh makna, Gubernur NTT secara simbolis melepas prosesi Paskah dan turut serta menarik salib bersama para tamu VIP, diiringi oleh nyanyian dari paduan suara gabungan.
Prosesi Paskah sendiri dimulai pukul 12.20 WITA dan menempuh rute yang cukup panjang, yakni dari Monumen Tirosa, melewati Polresta Kupang Kota, Fatululi, Oebobo, Bundaran Gubernur El Tari, Jalan El Tari, Toko Hero, Perempatan Polda, Jalan Jenderal Sudirman, OJK, Mako Ditlantas Polda, dan berakhir di Gereja Jemaat Kota Kupang.
Sebelum keberangkatan, kegiatan diawali dengan doa bersama, menciptakan nuansa religius yang mendalam.