KUPANG, NTT I LIPUTAN12 - Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menyampaikan informasi terkait pelaksanaan Operasi Semana Santa Turangga 2025 yang bakal dilaksanakan mulai tanggal 16 hingga 30 April mendatang.
Dikatakan oleh Kabid Humas, bahwa Operasi ini merupakan wujud komitmen Polda NTT dalam memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran ibadah serta perayaan Pekan Suci bagi umat Kristiani di wilayah NTT.
Sebagaimana kita ketahui, Pekan Suci atau Semana Santa merupakan rangkaian ibadah penting bagi umat Kristiani. Pelaksanaan ibadah ini seringkali melibatkan jumlah jemaat yang besar dan berbagai kegiatan di tempat-tempat ibadah serta area publik.
Oleh karena itu, kata Kabid Humas, Polda NTT melalui Operasi Semana Santa tahun 2025 ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah dan perayaan Pekan Suci.
"Tujuan lainnya yakni mencegah dan menindak segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama rangkaian kegiatan Semana Santa berlangsung. Melancarkan arus lalu lintas di sekitar tempat-tempat ibadah dan lokasi kegiatan lainnya," kata Kombes Pol Henry Novika Chandra, Senin, 14 April 2025.
"Memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan selama operasi berlangsung. Meningkatkan sinergitas dan koordinasi antar berbagai pihak terkait, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, dan organisasi masyarakat" jelas Kabid Humas.
Pelaksanaan Operasi Semana Santa tahun 2025 mulai tanggal 16 April hingga 30 April. Dalam pelaksanaannya, lanjut Kabid Humas, pihaknya akan melakukan berbagai upaya, antara lain Pengamanan di tempat-tempat ibadah.
"Kami juga akan menempatkan personel di gereja-gereja dan kapel-kapel untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan ibadah. Peningkatan patroli dilakukan di area-area yang berpotensi menjadi pusat kegiatan masyarakat," jelasnya.
"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar tempat ibadah dan lokasi kegiatan lainnya guna menghindari kemacetan" tandas Kabid Humas.