SUMENEP – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) H.I El-Fath Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, bakal terus menjadi pelopor literasi pendidikan anak usia dini.
Hal itu dilakukan, sebagai bentuk manifestasi, dari visi lembaganya sejak awal yang menginginkan sebuah pengelolaan pendidikan usia dini yang inovatif dan permisif terhadap zaman.
Sehingga pola pengajaran di PAUD El-Fath tidak terkesan ketinggalan zaman, dan selalu update dengan tujuan mampu merangsang kreativitas anak sesuai dengan perkembangan zaman.
“Sekarang ini lagi digulirkan literasi dan kamu ingin menjadi pelopor literasi terutama di PAUD, makanya dalam 2 tahun ini kita selaku mengeksplore program-program yang berkaitan dengan literasi,” kata Direktur HI El-Fath Nurul Hayati, M.Pd, Selasa (26/9/2023).
Menurutnya, dalam merealisasikan visi-misi lembaganya, ia mengaku memiliki konsep KILAT yaitu kekeluargaan, dimana kedekatan antara guru dan siswa beserta wali murid memiliki hubungan emosional untuk tumbuh kembang siswa.
“Kami merasa penting untuk membangun suasana kekeluargaan baik antar sesama guru, maupun orang tua siswa,” ujarnya.
IWO Sumenep dan Universitas PGRI Teken MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Literasi Media
Kemudia, kata dia, inovasi dalam bentuk program-program pendidikan, dimana leadership setiap guru atau tenaga pengajar harus mampu menanamkan jiwa kepemimpinan, bukan hanya kepada siswa melainkan kepada sesama pengajar.
“Bagaimana dari beberapa guru yang ada ini dapat memunculkan leadership untuk estafet regenerasi berikutnya,” jelasnya.
Selain itu PAUD HI-El Fath juga menanamkan nilai-nilai amanah atau kejujuran terhadap siswa dan pengajar. Terakhir, transparansi tidak ada satupun proses pengelolaan atau pengajaran di PAUD HI El-Fath yang ditutupi harus terbuka atau transparan.