SUMENEP | LIPUTAN12 – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep agar memprioritaskan penyelesaian permasalahan kekeringan, pembangunan infrastruktur dasar, serta peningkatan kualitas pendidikan.
Sektor ketiga tersebut dinilai masih menjadi kebutuhan paling mendesak yang banyak disampaikan masyarakat selama pelaksanaan reses anggota dewan.
Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PAN, H. Hairul Anwar, MT., saat membacakan laporan hasil reses Fraksi PAN dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep dengan agenda menyampaikan hasil reses masa konferensi III Tahun Sidang 2026, Jumat (10/7/2026).
Hairul menjelaskan, seluruh anggota Fraksi PAN telah melaksanakan resses pada 30 Juni hingga 7 Juli 2026 di daerah pemilihan masing-masing.
Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sebagai bahan penyusunan rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam merancang program pembangunan.
“Reses bukan sekadar agenda formal anggota DPRD, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban politik kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini kami mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi warga agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan kebijakan dan anggaran daerah,” ujarnya.
Dari berbagai aspirasi yang diterima, persoalan ketersediaan air bersih masih mendominasi keluhan masyarakat. Fraksi PAN menilai krisis air bersih yang hampir selalu terjadi setiap musim kemarau belum terselesaikan secara menyeluruh sehingga diperlukan langkah-langkah yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Menurut Hairul, masyarakat berharap pemerintah tidak lagi hanya mengandalkan distribusi bantuan air bersih saat terjadi kekeringan.
Sebaliknya, Pemkab diminta mempercepat pembangunan embung, waduk, jaringan irigasi, sumur produksi, serta memperluas jaringan pipanisasi air bersih hingga menjangkau desa-desa dan wilayah kepulauan yang selama ini mengalami keterbatasan akses udara.

