SUMENEP I LIPUTAN12 - Respon cepat personel Yonif TP 931/Kostrad (Satria Jokotole) bersama Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mengendalikan kebakaran yang melanda Dusun Gunung, Desa Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, Sabtu (11/7/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu menghanguskan tiga bangunan dapur yang juga difungsikan sebagai kandang ternak milik H. Nailur, H. Mail, dan H. Dul Halim.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Media ini, laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat Call Center 112 Kabupaten Sumenep pada pukul 14.43 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dua ekor anak sapi dilaporkan mati terbakar dan kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, dua unit pemadam kebakaran mobil milik Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole bersama dua unit pemadam kebakaran mobil milik Pemerintah Kabupaten Sumenep langsung diberangkatkan menuju lokasi.
Setibanya di lokasi, petugas pemadam kebakaran bersama warga sekitar segera melakukan upaya pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar titik kebakaran. Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, kobaran api berhasil dipadamkan beberapa Jam kemudian.
Komandan Yonif TP 931/Kostrad Satria Jokotole, Mayor Inf. Aditya Danang Putranto, S.S.T.HAN.M I.P., mengatakan bahwa, keterlibatan personelnya dalam penanganan kebakaran merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
“Kami langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta personel begitu menerima informasi adanya kebakaran. Sinergi antara prajurit Yonif TP 931/KJ bersama petugas pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, dan masyarakat menjadi kunci sehingga api dapat segera mengendalikan dan tidak meluas ke organisasi warga lainnya,” ujarnya.
Komandan Danang Putranto menegaskan bahwa, kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan tugas keamanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan dalam memberikan bantuan pada saat terjadi bencana maupun keadaan darurat.

