SUMENEP I liputan12 - Bank BPRS Bhakti Sumekar, mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep, Madur, Jawa Timur.

Direktur Utama Bank BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyampaikan, kehadiran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah dalam mewujudkan kemandirian pangan, terutama di wilayah-wilayah terpencil.

“Kami di Bank BPRS siap berkolaborasi dengan dinas terkait, khususnya DPMD Sumenep, untuk mendukung program ketahanan pangan sesuai potensi Desa,” ujarnya, Minggu (20/4/2025).

Ia pun mengaku telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, terkait mekanisme kerja dan bentuk dukungan yang akan diberikan, guna memastikan keberhasilan program tersebut.

Tidak hanya ditingkat daratan, ia juga menyoroti wilayah Kepulauan Sapeken, karena telah menerima laporan dari Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar di Sapeken mengenai proses pendampingan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat.

"Sesuai hasil pelatihan dan pemetaan potensi program ketahanan pangan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sumenep dan DPMD ke Pulau Sapeken, Arjasa, dan Kangaya. Tentu kami akan siap mendukung. Diskusi sementara, masih proses pembukaan rekening khusus program ketahanan pangan," terangnya.

Langkah ini, kata dia, merupakan bagian dari upaya sinergi berkelanjutan, antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah untuk mendorong ketahanan pangan berbasis potensi lokal, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

“Jadi, kami pasti siap mendukung. Nah, untuk pengembangan dukungan lainnya sedang proses,” bebernya.

Sementara itu, Kepala DPMD Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf membenarkan, bahwa ia telah berkoordinasi dengan BPRS Bhakti Sumenep.