SUMENEP | liputan12 – sebanyak 10 pemimpin asosiasi wartawan dan media di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menyatakan persetujuan atas isi siaran pers yang dirilis PT Kangean Energy Indonesia (KEI) Jakarta tertanggal 25 Juni 2025.

Mereka menilai pernyataan tersebut cenderung menyudutkan media dan jurnalis lokal, serta tidak mencerminkan etika komunikasi yang baik dalam menanggapi situasi sosial yang tengah berkembang di wilayah kepulauan.

Dalam siaran pers yang tersebar luas dan diterima oleh sejumlah pejabat internal PT KEI maupun SKK Migas kepada berbagai media, disebutkan bahwa sebagian media dituding memprovokasi masyarakat serta menyebarkan fitnah terkait keluhan warga terhadap proyek survei seismik migas di Kepulauan Kangean.

Menanganggap hal itu, sepuluh organisasi media dan wartawan di Sumenep menyampaikan pernyataan resmi yang mengecam narasi dalam rilis pers tersebut.

Kesepuluh organisasi tersebut antara lain :

1. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep

2. Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)

3. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI)

4. Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS)