SUMENEP I liputan12 – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berupaya menggenjot transformasi digital lintas sektor pertanian melalui pengembangan aplikasi Silang Tani.
Sebab, dalam waktu dekat ini aplikasi tersebut akan mulai dioptimalkan sebagai jembatan langsung antara petani lokal dan pasar besar di luar daerah.
Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid menyampaikan, bahwa dalam minggu ini pihaknya ada rencana berkunjung ke beberapa pedagang besar di Surabaya dan Malang.
"Kunjungan ini bertujuan membangun kerja sama konkret dengan pelaku usaha besar. Nantinya, DKPP Sumenep akan mengikat nota kesepahaman (MoU) dengan para pedagang besar agar transaksi produk pertanian bisa langsung dilakukan melalui aplikasi Silang Tani," katanya. Kamis (17/04/2025)
“Untuk mengoptimalkan aplikasi Silang Tani itu, kita akan coba membuka akses dengan para pedagang besar, kita mulai dari Surabaya dan Malang dulu,” bebernya.
Menurutnya, petani sering kesulitan mendapatkan akses pasar yang luas karena harus melewati banyak perantara.
Dengan Silang Tani, kata dia, proses distribusi akan lebih efisien, cepat, dan adil bagi petani.
“Sehingga nantinya, kalau sudah terbangun komunikasi dengan para pedagang besar itu, para petani di Kabupaten Sumenep, suplainya, transaksinya bisa langsung di situ, di aplikasi Silang Tani. Tidak melalui pihak-pihak lain, dari petani langsung ke pasar online,” bebernya.
Sebab, potensi besar yang dimiliki oleh para petani Sumenep, dari berbagai varietas lokal dinilai unggul dan sangat layak dipasarkan secara luas.