SUMENEP I LIPUTAN12 - Selain meningkatkan kunjungan wisata, ratusan Event Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah terbukti mendongkrak ekonomi masyarakat.

Event selama setahun penuh itu juga sangat mendukung para pelaku UMKM dan sektor perhotelan di Sumenep

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, setiap event selalu melibatkan UMKM, baik pedagang paguyuban PKL maupun asongan.

“Setiap event pasti membawa berkah bagi pelaku UMKM,” katanya, Selasa (11/2/2025).

“Hotel juga merasakan dampaknya, terutama dalam event berskala besar seperti Cemara, Madura Etnik Carnival (MEC), Madura Night Vaganza, dan Festival Tong-tong, ” ujarnya.

Bupati yang akan menjabat dua periode itu juga menyampaikan, bahwa Kuliner khas Sumenep juga semakin laris manis karena juga dicari oleh para wisatawan.

Terlebih, kata Suami Nia Kurnia itu menjelaskan, berkat kalender event itu jumlah wisatawan terus meningkat, dari 250 ribu orang pada 2021 menjadi 1,7 juta orang pada 2024.

“Jadi, itulah esensi Event, tidak hanya sekedar seremonial. Tapi tujuan utamanya adalah mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kunjungan wisata,” beber Politisi PDI Perjuangan itu.

Pernyataan Bupati Sumenep itu bukan bualan belaka, terbukti dalam catata Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Sumenep naik dari 2,16 persen pada 2021, naik 3,11 persen di tahun 2022. Kemudian menjadi 5,35 persen pada tahun 2023.