SUMENEP I liputan12 - RSUD dr. Moh Anwar Sumenep, Jawa Timur, membuka ruang audiensi bagi masyarakat, mahasiswa, organisasi, LSM, dan jurnalis yang ingin menyampaikan aspirasi terkait pelayanan kesehatan.

Kebijakan ini merupakan upaya rumah sakit untuk meningkatkan transparansi dan kualitas layanan dengan mendengar langsung masukan dari berbagai pihak.

Direktur RSUD dr. Moh Anwar, dr. Erliyati, mengatakan rumah sakit siap menerima audiensi dari semua kalangan dengan tetap mengikuti prosedur yang berlaku.

“RSUD dr. Moh Anwar sangat terbuka untuk berdialog dengan siapa saja, namun kami berharap ada surat permohonan resmi agar audiensi lebih terarah dan kami dapat menyiapkan data serta pejabat yang relevan,” ujarnya.

Ia menegaskan kebijakan ini sesuai Arahan direktur agar rumah sakit selalu mendengarkan aspirasi masyarakat dengan cara yang tertib dan profesional.

“Kami ingin setiap audiensi berlangsung dengan etika dan tata cara yang baik, sehingga diskusi berjalan efektif,” tambahnya.

dr. Erly menegaskan, selama ini rumah sakit telah menerima berbagai audiensi dari aktivis aktivis, tokoh masyarakat, hingga jurnalis. Semua permohonan yang sesuai prosedur akan diproses secara profesional dan terbuka.

Langkah keterbukaan ini diapresiasi oleh berbagai pihak, termasuk insan pers di Sumenep, sebagai bagian dari peningkatan layanan publik dan transparansi pengelolaan rumah sakit daerah.

Melalui kebijakan audiensi terbuka ini, RSUD dr. Moh Anwar Sumenep berharap kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dengan dukungan saran dan masukan yang konstruktif dari masyarakat.