SUMENEP I LIPUTAN12 - Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus berupaya memanfaatkan hasil riset transformasi Community Based Tourism (CBT) sebagai acuan dalam pengembangan pariwisata pedesaan berbasis digital.
Riset transformasi CBT tersebut dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Sumenep, yang bekerja sama dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi setempat.
“CBT adalah pariwisata berbasis masyarakat yang memanfaatkan digitalisasi untuk pembangunan wisata desa,” kata Kepala BRIDA Sumenep, Benny Irawan, Kamis (6/3/2025).
Maka dengan kajian ini, mampu menghasilkan rekomendasi yang akan dipelajari oleh dinas teknis sebelum diterapkan dalam kebijakan pariwisata daerah.
Kemudian, BRIDA Sumenep merekomendasikan beberapa hal, diantaranya; pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah untuk bekerja sama dengan pemangku kepentingan guna meningkatkan promosi wisata desa.
“Pelaku wisata perlu pelatihan keterampilan teknologi dan manajemen media sosial untuk promosi. Wi-Fi publik juga penting untuk digitalisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan menyampaikan, masih mengkaji hasil riset sebelum mengakomodasi dalam kebijakan pembangunan pariwisata daerah.
“Wisata berkaitan dengan lahan, masyarakat, dan pemerintah desa. Jika lahannya di desa, bisa dikelola oleh pemerintah desa,” pungkasnua.
Berikut Rekomendasi BRIDA Sumenep untuk Pengembangan Wisata Desa berbasis digital, diantaranya :