SUMENEP|LIPUTAN12 – Pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumenep Provinsi Jawa Timur saat ini makin meluas dan kasusnya makin banyak ditemukan di kalangan masyarakat. Namun tentunya hal ini perlu dukungan dari berbagai pihak dan seluruh lapisan masyarakat.
Dokter sebagai salah satu profesi yang menjadi garda terdepan dan banyak berperan di dalam pencegahan covid-19 ini, perlu mendapat support agar upaya-upaya yang dilakukan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat luas untuk selesainya covid-19 tersebut.
Namun ini semua berbeda dengan keadaan yang ada, malah justru mendapatkan hinaan oleh beberapa netezen di akun Media Sosial.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sumenep akan mempolisikan beberapa warganet. Mereka dilaporkan akibat komentar tak senonoh dan melecehkan profesi dokter di laman media sosial Facebook (FB).
“Kami merasa sangat tersinggung dengan kalimat-kalimat yang ditulis di media sosial oleh mereka,” ungkap Ketua IDI Cabang Sumenep, dr. Abdul Aziz, Rabu (8/7/2020).
Abdul Aziz juga mengungkap telah memiliki barang bukti berupa screnshot ketiga akun medsos tersebut. Selanjutnya segera menyerahkan bukti dan membuat pelaporan kepada polisi.
“Apa yang disampaikan dalam akun itu tidak pantas, bahkan salah satunya sampai menyebut alat vital dokter. Yang mereka hina berkaitan dengan penanganan covid-19,” jelasnya.
Tidak hanya itu, menurut dokter spesialis radiologi ini, salah satu warganet bahkan mendoakan dokter yang menangani pasien positif Covid-19 segera meninggal.
“Ini yang membuat kami geram ditambah ujaran tak senonoh pada profesi kami,” bebernya.