LIPUTAN12.ID|BOGOR – Setelah menggelar Pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 3 November 2019 kemarin, kini beberapa warga Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, kembali menggelar perhelatan demokrasi, yaitu memilih pemimpin yang baru di tingkat Rukun Tetangga (RT), pada Minggu (29/12/2019).
Dari pantauan awak media di lapangan, terlihat hilir mudik warga menuju TPS, satu persatu warga yang telah terdaftar sebagai pemilih mengantri untuk menunjukkan identitasnya kepada petugas di pintu masuk TPS.
Perhelatan demokrasi tingkat RT tersebut juga tidak ada bedanya dengan tata cara pencoblosan Pilkades, Pilkada atau bahkan Pilpres sekalipun. Sebuah percontohan lingkup kecil untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat dalam menentukan hak pilih terhadap sosok pemimpin yang dinilainya patut dijadikan suri tauladan sebagai pemimpin.
“Pemilihan Ketua RT ini sebagai salah satu upaya Pemdes Banjarsari dalam menyajikan pendidikan demokrasi kepemimpinan,” ujar Syamsul selaku Sekdes Banjarsari.
Dia menjelaskan, prosesnya dilakukan layaknya pemilihan desa kemarin, kecuali beberapa persyaratan-persyaratan untuk calonnya yaitu boleh lulusan Sekolah Dasar (SD).
“Adapun di desa kami terdiri dari 22 RT dan 5 RW, dari rencana awal ada 20 RT yang akan menggelar pemilihan dikarenakan SK para RT tersebut sudah habis,” kata Syamsul.
Akan tetapi tambahnya, dari 20 RT tersebut hanya 7 RT yang menggelar pemilihan, karena sisanya tidak ada calon yang melawan incomben, untuk itu ketua RT yang lama ditunjuk kembali.
“Serta ada juga di beberapa wilayah ketua RT petahana yang sudah tidak ingin menjabat kembali menjadi ketua RT karena alesan suatu hal, seperti di wilayah RT 03/03, terkait nanti yang menjadi ketua RTnya kita akan gelar secara musyawarah mufakat,” papar Syamsul.
Sementara itu, Kades Banjarsari Misbah berharap pada siapapun yang terpilih, bisa melaksanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab.