BOGOR|LIPUTAN12 – Pencemaran udara (Polusi) asap dari kegiatan produksi bata hebbel oleh PT. Acon Indonesia yang berada di Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor terus berlanjut.
Warga masyarakat sekitar area pabrik yang berasal dari 3 RW meliputi Desa Padurenan dan Desa Curug, bersiap kembali menggelar aksi damai guna menuntut pihak perusahaan menutup sementara aktifitas produksi sampai pihak perusahaan dapat menghilangkan bau polusi asap tersebut.
“Kami warga desa Padurenan yang tinggal di sekitar area pabrik sudah sejak lama meminta PT. Acon untuk menangani pencemaran polusi udara ini,” ungkap Suparman Nurjaman, tokoh pemuda di Desa Padurenan, Senin (26/10/2020).

Foto: Warga 3 RW yang berasal dari Desa Curug dan Desa Padurenan Kecamatan Gunungsindur akan kembali melakukan aksi protes terhadap pencemaran udara dari kegiatan produksi bata hebbel oleh PT. Acon Indonesia yang berada di wilayah Desa Curug, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.
Ketua PK KNPI Gunungsindur ini menegaskan, sejak awal warga mengeluhkan adanya polusi udara yang menyebarkan bau tak sedap yang menyengat dan menyesakkan nafas.
Ia mengungkapkan, sekitar bulan September 2020, dirinya bersama Ketua RW 01 dan para Ketua RT serta perwakilan warga sudah datang ke lokasi PT tersebut sebagai upaya dialog dan mediasi.
“Bahkan saat itu, pihak perusahaan sempat membuat surat pernyataan siap menghilangkan bau dari polisi udara dalam waktu 40 hari. Tapi kenyataannya hingga saat ini polusi masih terjadi,” ungkapnya.