SUMENEP|LIPUTAN12 – Pemerintah telah menerbitkan Permendesa Nomor 4 tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Peraturan ini menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dan desa dalam pembentukan dan pengelolaan BUMDes.
Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan asli desa, Pemerintah Desa Tanjung Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Salamet, S.E., dapat terus mendorong dalam pengembangan BUMDes.
Kades Salamet, kepada awak media saat ditemui di Kantor desa, Jumat (7/8/2020) mengatakan, bahwa dirinya mempunyai inovasi dan terobosan baru dalam penggalian potensi pengembangan BUMDes yang sudah ia dirikan. Hal itu semata-mata untuk kemajuan perekonomian masyarakat desa setempat.
Salamet juga menjelaskan, bahwasanya di desa Tanjung, memiliki potensi yang perlu dikembangkan. Selain pontensi pertanian dan perkebunan yang sebelumnya sudah berkembang, desa Tanjung ini juga memiliki potensi pantai, dan akses pelabuhan penyebrangan masyarakat desa Kepulauan yang cukup potensial. Hal itu bisa dilihat dari pertumbuhan penduduk dari waktu ke waktu yang terus bertambah.
“Kali ini saya bersama perangkat desa dan juga bersama pengurus BUMDes berupaya membuat Perahu penumpang untuk menambah alat transportasi penyeberangan Tanjung – Gili Genting, untuk membantu pertumbuhan dan kemajuan ekonomi masyarakat setempat. ini tentunya berkat semangat dan dukungan dari semua lapisan masyarakat,” ujarnya.
Dikatakan Kades Salamet, lokasi desa Tanjung sangat strategis, karena menjadi akses pelabuhan masyarakat Kecamatan Gili Genting. Maka dengan mendorong usaha BUMDes dengan pembuatan Perahu penumpang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat dan pendapatan desa.
“Perahunya sudah ada ini tinggal pengurusan Ijinnya, dan sampai saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah dan juga dengan Pemdes Bringsang Kecamatan Gili Genting karena ini pengoprasiannya dari Pelabuhan desa Tanjung ke Pelabuhan Gili Genting, dan juga sebaliknya,” paparnya.
Ke depan pihaknya akan terus mengembangkan BUMDes yang ada ada di desa Tanjung, dengan adanya penggalian potensi lainnya yang ada di desa ini. Pada tahun ini, disampaikan Salamet, di desa ini terdapat Destinasi Wisata yang di kelola oleh pengusaha swasta sumenep yang di beri nama “Wisata Pantai E Kasoghi” yang baru diresmikan, paling tidak kami juga berupaya ada kerja sama antara pengelola dengan BUMDes kami, tujuannya untuk dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa setempat.
“Pemerintahan desa dengan BUMDes juga dengan pemilik atau pengelola wisata pantai e kasoghi harus sinergi. Bersama menggali potensi demi peningkatan perekonomian masyarakat, paling tidak kami selaku pemerintah desa dan juga dari pengelola usaha wisata pantai e kasoghi bisa meningkatkan pendapatan asli desa (PAD) melalui kerja sama dengan BUMDes kami,” imbuhnya.