SUMENEP I LIPUTAN12 - PAUD HI El Fath Sumenep terus meningkatkan dunia pendidikan dengan nilai-nilai keragaman harus dipupuk melalui pendidikan karakter, salah satunya dengan mengajarkan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.
Hal ini didasari bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat beragam, baik dari segi budaya, agama, bahasa, maupun etnis. Sudah seyogyanya keragaman tersebut harus dijaga dan dikelola untuk menciptakan lingkungan pemdidilan yang harmonis, damai, dan berkeadilan.
“Sebagai generasi penerus bangsa, peserta didik harus dibekali pengetahuan dan pemahaman tentang keragaman. Dalam hal ini, guru memiliki peranan sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang toleran dan mencintai keberagaman,” kata Direktur PAUD HI El Fath Nurul Hayati saat ditemui di ruang kerjanya sambil mendampingi peserta Guru Magang dari TK Sang Timur Sumenep.
Untuk diketahui, PAUD HI El Fath Sumenep jadi tumpuan lembaga lembaga Pendidikan yang lain di Kabupaten Sumenep dengan Menerima Guru Magang di lingkungan Sekolah PAUD.
Ada 10 Guru Magang di PAUD El Fath Sumenep yang sudah berjalan 10 hari yang diikuti dari berbagai sekolah, salah satu nya adalah peserta dari Guru TK Katolik Sang Timur Sumenep yang Beragama Katolik.
Sementara salah sagu peserta Guru Magang, Suster Margariet Guru TK Katolik Sang Timur Sumenep Mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Dewan Guru yang selama ini sudah banyak membimbingnya.
IWO Sumenep dan Universitas PGRI Teken MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Literasi Media
"Jadi saya ucapakan banyak terima kasih kepada seluruh Dewan Guru yang ada di El Fath, karena selama ini kami diterima dan di bimbing dengan baik," kata Suster Maegariet, Senin (5/8/2024).
Pihaknya memaparkan bahwa, seperti yang tertera HI dan tidak hanya ramah anak, tetapi bagaimana melihat keramahan dan menerima semua peserta bahwa yang berbeda agama pun tetap diberlakukan sebagai mana mestinya.
"Saat ini kami merasakan nyaman selama megang disini dan sama sekali tidak merasa dibedakan meskipun cuma sendiri yang berbeda Agama," Terangnya.