SUMENEP | LIPUTAN12 – Beredarnya foto di media sosial (medsos) yang memperlihatkan bangunan Pompa Air Tanpa Motor (PATM) di Dese Lebbeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami rusak parah bahkan dalam foto tersebut terlihat beberapa pipa air juga mengalami kerusakan.
Pompa Air Tanpa Motor merupakan proyek prasarana pengelolaan yang di bidangi oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Kabupaten Sumenep. Di mana air yang difungsikan sebagai normalisasi aliran sungai, sehingga bisa bermanfaat bagi semua masyarakat, khususnya masyarakat di Desa Lebbeng Barat.
Namun sangat disayangkan, proyek tersebut belum genap tiga bulan setelah diresmikan oleh Bupati A. Buya Busyiro Karim itu, kini sudah beredar foto-foto yang memperlihatkan pembangunan PATM sudah ambruk dan tak berfungsi lagi.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan bahwa foto yang beredar di media sosial itu merupakan foto yang diambil sebelum adanya perbaikan bangunan.
Namun saat ini, kata dia, sudah dalam proses perbaikan oleh kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut, sambil menunjukkan bukti-bukti foto terbaru Pompa Air Tanpa Mesin (PATM).
“Foto yang beredar merupakan foto lama dan sudah diperbaiki,” kata Chainur Rasyid saat dikonfirmasi awak media liputan12 di kantornya, Jum’at (15/1/2021).
Ia juga membenarkan, jika sebagian fasilitas rusak. Namun, kerusakan itu bukan terjadi pada bangunan atau tandon, melainkan hanya pipa.
“Itu disebabkan hujan deras sehingga mengakibatkan beberapa pipa kena robohnya pohon kelapa dan bebatuan. Karena saat itu terjadi banjir bandang,” terangnya.
Apalagi, lanjutnya, dipinggir sungai saat ini tidak ada penahan tanah sehingga mudah roboh saat kondisi air sungai sudah besar. Di mana sungai tersebut merupakan muara dari tiga sungai dan posisi pompa berada di posisi tengah aliran sungai. Struktur tanah di sana juga mudah ambruk.