BOGOR | LIPUTAN12 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin meminta pada jajarannya progres percepatan pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey.
Ia meminta progres secara administratifnya sudah sampai dimana, fisiknya dimana, kemudian time line pekerjaannya agar teman-teman bisa mengikuti, karena kalau sudah program strategis nasional, suka atau tidak suka, kita harus menyukseskannya.
Hal itu disampaikan Burhanudin, saat memimpin rapat dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, di ruang rapat Wakil Bupati Bogor, Rabu (28/4/2021), menyikapi rencana Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang menargetkan pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey di Kabupaten Bogor dimulai pada 2021.
Selanjutnya, Burhanudin menekankan perlu adanya penegasan dan klarifikasi kembali mengenai pembebasan lahan dari pihak PT agar semuanya paham. Ada PT yang mengaku sudah mendapatkan Surat Perintah Kerja (SPK).
Menurutnya, sudah ditegaskan oleh Kepala BBWS Citarum, untuk pembebasan lahan tidak ada SPK kepada PT, semua masih melalui P2T. Hal ini tentunya harus segera disosialisasikan jangan sampai masyarakat seolah-olah dapat penekanan dan dipaksa.
“Sebab saat ini masyarakat sedang dalam kondisi perekonomian yang tak menentu akibat dampak dari pandemi Covid-19. Kasihan harusnya masyarakat dapat manfaat tapi malah mendapatkan sengsara, itu tidak boleh,” tandasnya.
Sekda Burhanudin menegaskan, Bupati Bogor sudah siap menyukseskan dan mendukung program ini, hanya Bupati minta juga untuk kepentingan masyarakat, dibangun juga Bendungan Cijurey, karena Bendungan Cijurey itu kebutuhannya untuk wilayah Sukamakmur, Jonggol, Cariu bahkan Tanjungsari dan Pak Menteri sudah setuju.
Sementara itu, Kepala BBWS Citarum Anang Muchlis menjelaskan bahwa pembangunan ini tidak benar kalau tidak ada maanfaatnnya untuk masyarakat Kabupaten Bogor.
“Kami upayakan membangun Bendungan Cibeet dan Cijurey bersama-sama. Maka, dimohon dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor untuk manangani permasalahan yang akan muncul,” ucap Anang Muchlis.