SUMENEP I LIPUTAN12 - Momen langka Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bergetar suaranya saat tampil membacakan puisi pada pembukaan Lomba Baca Puisi dan Pidato Karya Bung Karno, yang digelar Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep, di Pendopo Agung Keraton, Sabtu (29/07/2024).
Puisi yang merupakan karya Bupati Sumenep sendiri ini berjudul "Bangunlah Anak-anak Bangsa" dibawakan dengan penuh semangat hingga mendapat tepuk tangan dari seluruh hadirin.
"Saya mencoba untuk tampil membuat dan membacakan puisi ini agar bisa memberikan semangat pada semuanya meskipun Bupati tetap harus belajar meski sangat sulit membaca puisi," Terangnya.
Menurutnya, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar setiap tahun oleh IWO Sumenep bekerja sama dengan Pemkab Sumenep. Karenanya pihaknya memberikan semangat untuk belajar sesuatu harus dimiliki oleh semua kalangan utamanya generasi muda.
"Karena, apabila sesuatu dilakukan dengan sungguh-sungguh akan berhasil sesuai yang diharapkan," tukasnya.
Karenanya Bupati juga berharap kepada Pengurus IWO Sumenep dalam event Lomba Baca Puisi dan Pidato Bung Karno seperti ini bisa terus dilaksanakan berkelanjutan. Bahkan, bisa dilakukan lebih luas dan besar lagi, syukur-syukur bisa menjadi event se-Madura.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep ini kembali menegaskan bahwa, Event seperti ini digelar agar bisa mendorong generasi muda untuk memiliki semangat dan minat membaca, membuat karya puisi, dan menumbuhkan budaya bertutur dan bercerita dengan baik.
"Di tengah gempuran budaya serba cepat dari perkembangan teknologi ini, menjaga budaya sastra tetap tumbuh adalah keharusan bagi kita semua. Untuk itu, kami merasa perlu mempertemukan generasi muda dengan para maestro sastra atau puisi ini. Semoga pertemuan ini bisa menjadi sarana mentransformasikan pengetahuan tentang sastra dan asah jiwa yang baik bagi bagi anak-anak muda yang sedang dalam fase menciptakan karya," Tegasnya.
Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua IWO Sumenep, Imam Mustain mengungkapkan, lomba ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat juang dan nasionalisme di kalangan siswa maupun mahasiswa.