SUMENEP I LIPUTAN12 - Upaya peningkatan status gizi balita terus digencarkan oleh Puskesmas Talango, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan kunjungan ke rumah balita bermasalah gizi di Desa Talango, Dusun Pasar Daya.
Kegiatan ini menyasar ibu balita dengan tujuan utama meningkatkan pengetahuan dalam mencukupi nutrisi anak, menyiapkan MPASI, membentuk sikap positif dalam penyediaan makanan bergizi seimbang sesuai usia, serta mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup sehat.
Dalam pelaksanaannya, petugas gizi memberikan pendampingan langsung kepada keluarga, mulai dari edukasi, pemberian ASI dan susu formula, cara perawatan bayi, hingga pemahaman pengisian Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) hingga alat pemantauan tumbuh kembang balita.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu dalam memelihara dan menyediakan gizi anak. Ibu balita juga dinilai telah mampu menerapkan pola pemberian ASI dan susu formula yang lebih teratur, memahami perawatan bayi secara benar, serta mengetahui cara pengisian Buku KIA untuk memadukan tumbuh kembang anak.
Balita yang menjadi target kegiatan dicatat berusia 25 bulan dengan berat badan 9,7 kg dan tinggi badan 85,6 cm, serta masuk dalam kategori BGM berdasarkan hasil ploting Kartu Menuju Sehat (KMS). Kondisi ini menjadi perhatian khusus dalam upaya percepatan perbaikan status gizi.
Kepala Puskesmas Talango, Ns. Bety Irawati, S.Kep, menegaskan bahwa intervensi langsung ke rumah keluarga merupakan langkah penting untuk memastikan perubahan perilaku benar-benar terjadi.
“Pendampingan langsung seperti ini sangat penting, karena kami tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga memastikan ibu benar-benar memahami dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi perbaikan status gizi balita,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menambahkan, pendekatan keluarga menjadi kunci dalam penanganan balita dengan masalah gizi agar tumbuh kembang anak dapat kembali optimal.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan berat badan dan panjang badan balita, serta menjadi langkah berkelanjutan dalam pencegahan stunting dan masalah gizi di wilayah Kecamatan Talango.

