BOGOR I LIPUTAN12 - Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Momentum Peringatan Hari Koperasi ke-79 tingkat Kabupaten Bogor yang digelar pada Jumat, 17 Juli 2026, dimanfaatkan Pemkab Bogor untuk memperkuat tata kelola, pembinaan, serta mendorong kolaborasi koperasi dengan pelaku UMKM agar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah yang berdaya saing.
Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade mengatakan, bahwa rangkaian peringatan Hari Koperasi di Kabupaten Bogor merupakan bagian dari peringatan nasional yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
"Peringatan Hari Koperasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang menyesuaikan agenda nasional. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Koperasi dan UKM menggelar berbagai kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi koperasi dan masyarakat," ujar Jaro Ade.
Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengukuhan pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda), pameran produk UMKM, hingga hiburan rakyat berupa pertunjukan wayang golek sebagai bentuk upaya menghadirkan perayaan yang dapat dinikmati masyarakat.
"Koperasi tidak dapat dipisahkan dari UMKM. Oleh karena itu, kami menghadirkan pameran UMKM sekaligus hiburan masyarakat sesuai arahan Bapak Bupati agar momentum Hari Koperasi menjadi ruang kebersamaan sekaligus penggerak aktivitas ekonomi lokal," jelasnya.
Jaro Ade menegaskan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penguatan ekosistem koperasi. Pertama, melakukan pembenahan koperasi yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, mulai dari memastikan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), penguatan kepengurusan, hingga pembinaan terhadap seluruh anggotanya.
"Kami ingin memastikan koperasi di lingkungan pemerintah daerah memiliki tata kelola yang baik, aktif melaksanakan RAT, dan terus berkembang melalui pembinaan yang berkelanjutan," katanya.
Kedua, lanjut Jaro Ade, yakni meningkatkan pembinaan terhadap sekitar 800 koperasi yang tersebar di Kabupaten Bogor agar semakin sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat yang optimal bagi para anggotanya.

