SUMENEP I LIPUTAN12 - BPRS Bhakti Sumekar terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui Program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan

Program ini menjadi langkah nyata bank milik daerah tersebut untuk membangun budaya pengelolaan keuangan yang sehat, cerdas, dan sesuai dengan prinsip syariah di berbagai lapisan masyarakat.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan memiliki ketahanan ekonomi. Oleh karena itu, ia terus menghadirkan edukasi yang mudah dipahami serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan dirancang dengan pendekatan edukatif dan interaktif agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami. Sasaran kami mulai dari pelajar, pelaku UMKM, komunitas masyarakat hingga aparatur desa,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Melalui program tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, tetapi juga dibekali pengetahuan tentang tabungan budaya, pengelolaan pendapatan, serta pemanfaatan layanan perbankan syariah yang aman, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Fajar mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan pemahaman lebih baik terkait pengelolaan keuangan. Oleh karena itu, BPRS Bhakti Sumekar terus memperluas jangkauan program literasi hingga wilayah pedesaan dan kepulauan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

“Program ini juga bertujuan mendorong masyarakat membangun kebiasaan menabung sejak dini serta memanfaatkan layanan keuangan formal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga maupun usaha,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan komitmen BPRS Bhakti Sumekar dalam meningkatkan inklusi keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. 

Melalui Program Jelajah Cerdas Literasi Keuangan, BPRS Bhakti Sumekar berharap masyarakat semakin bijak dalam mengambil keputusan finansial, terhindar dari praktik keuangan yang merugikan, serta mampu merencanakan masa depan ekonomi yang lebih baik, mandiri, dan berkelanjutan.