SUMENEP I LIPUTAN12 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkuat pelayanan publik, dan mendorong percepatan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat menghadiri Upacara dan Tasyakuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Markas Polres Sumenep, Rabu (1/7/2026).
Menurut Bupati Fauzi, keamanan dan kedamaian masyarakat merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, sinergi yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kabupaten Sumenep, Polri, TNI, dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) harus terus diperkuat demi menciptakan daerah yang aman, kondusif, dan produktif.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh anggota Polri. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan dalam menjaga keamanan, peringatan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Bupati Cak Fauzi dalam Sambutannya.
Ia menilai, peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan, namun juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim pembangunan yang kondusif. Menurutnya, keberhasilan berbagai program pembangunan tidak akan terlepas dari situasi daerah yang aman dan stabil.
“Keamanan adalah pondasi pembangunan. Ketika masyarakat merasa aman, aktivitas ekonomi tumbuh, pelayanan publik berjalan optimal, investasi semakin terbuka, dan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Polri, TNI, serta seluruh elemen masyarakat harus terus dipertahankan,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi kinerja Polres Sumenep yang dinilai mampu menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis, profesional, dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap semangat transformasi Polri terus diperkuat agar mampu menjawab tantangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Profesionalisme, integritas, serta pelayanan yang humanis menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat yang selama ini telah dibangun dengan baik,” tuturnya.

