SUMENEP | LIPUTAN12 - RSUD dr. H.Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta modernisasi sarana dan prasarana medis. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan layanan yang profesional, aman, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat dan berkualitas, RSUDMA menempatkan peningkatan kapasitas energi kesehatan sebagai salah satu prioritas utama. 

Program pendidikan, pelatihan, hingga pengembangan kompetensi dilaksanakan secara berkelanjutan agar seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan mampu mengikuti perkembangan ilmu kedokteran, teknologi medis, serta standar pelayanan kesehatan nasional.

Direktur RSUD dr. H.Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., mengatakan bahwa kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, tetapi juga oleh profesionalisme tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam melayani pasien.

“Sumber daya manusia adalah kekuatan utama rumah sakit. Karena itu kami terus berinvestasi pada peningkatan kompetensi tenaga medis dan tenaga kesehatan melalui pendidikan berkelanjutan, pelatihan, serta berbagai program pengembangan profesional agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan sesuai standar,” ujar dr. Erliyati saat dikonfirmasi Media ini, Jumat (17/7/2026).

Sebagai rumah sakit rujukan milik Pemerintah Kabupaten Sumenep, RSUDMA didukung tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, hingga tenaga penunjang medis yang bekerja secara terintegrasi dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

Kolaborasi antarprofesi tersebut diterapkan pada setiap tahapan pelayanan, mulai dari pemeriksaan awal, penegakan diagnosis, tindakan medis, hingga perawatan lanjutan. Sistem pelayanan terpadu ini bertujuan untuk memastikan setiap pasien memperoleh penanganan yang tepat, cepat, dan sesuai dengan standar keselamatan pasien.

Menurut dr. Erliyati, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diukur dari tindakan medis, tetapi juga dari kemampuan rumah sakit memberikan rasa aman, nyaman, serta membangun kepercayaan masyarakat.