SUMENEP I LIPUTAN12 - Dinas Kesehatan (Dinkes) P2KB Kabupaten Sumenep melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Muncek, gencar melakukan sosialisasi Measles Rubella (MR) atau Imunisasi Campak dan Rubella.

Sosialisasi itu dimaksudkan untuk pencegahan penyakit campak sehingga orangtua mengetahui pentingnya imunisasi bagi anak umur 9 bulan hingga 15 tahun

Diketahui, campak-rubella adalah infeksi yang terjadi karena virus yang bertumbuh di sel yang berada di tenggorokan dan paru-paru. Penyakit ini mudah menular melalui udara setiap kali orang yang terinfeksi bersin atau terbatuk.

Untuk Gejala Campak-Rubela yang ditimbulkan dari demam dan bintik kemerahan (ruam/bercak) yang apabila tidak ditangani dapat menyebabkan komplikasi antara lain, diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk, bahkan kematian.

Sementara, Penyebaran penyakit tersebut di Jawa Timur semakin mengkhawatirkan dengan meningkatnya kasus dan angka kematian yang terjadi. 

Kabupaten Sumenep sendiri menjadi salah satu wilayah yang mengalami peningkatan kasus yang signifikan.

Menyikapi hal ini, Tim Surveilans, Dokter, Nakes Desa dan Promosi Kesehatan (Promkes) Puskesmas Moncek Gencar melakukan pelacakan dan pendataan terhadap pasien penderita suspect campak di wilayah kerja Puskesmas Moncek. 

Peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit Campak-Rubela sangat penting, terutama di lingkungan yang sudah suspect penyakit Campak-Rubella.

"Kami terus mengingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap gejala Campak-Rubela dan segera melapor ke petugas Puskesmas (petugas Surveilans) untuk penanganan antisipasi terjadinya kasus Campak-Rubela tersebut,” kata dr. Yatimul Kais Diyanto, M. Kes kepada sejumlah Media. Jum'at  (21/3).