SUMENEP I LIPUTAN12 – Upaya pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan oleh Puskesmas Batang-Batang, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Tim kesehatan melaksanakan kegiatan Penyelidikan Epidemiologi (PE) sekaligus fogging di rumah pasien DBD di Desa Nyabakan Timur.
Kegiatan ini difokuskan untuk memutus rantai penularan virus demam berdarah dengan melacak potensi penyebaran serta membasmi nyamuk Aedes aegypti dewasa yang berpotensi menularkan penyakit kepada warga sekitar.
Tim fogging bersama tenaga kesehatan desa turun langsung ke lokasi sasaran di lingkungan rumah pasien, memastikan seluruh titik yang berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk dilakukan penyemprotan secara menyeluruh.
Kepala Puskesmas Batang-Batang, dr. Hj. Sulaiha Riningsih, M.Si, menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen puskesmas dalam melindungi masyarakat dari ancaman DBD.
“Fogging dan PE ini kami lakukan sebagai upaya cepat untuk memutus rantai penularan. Namun yang terpenting tetap pada pencegahan jangka panjang melalui pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan masing-masing,” ujarnya, Sabtu (16/5/2026)
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya bergantung pada fogging, namun aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kasus DBD di wilayah Batang-Batang dapat ditekan dan tidak menyebar lebih luas di tengah masyarakat.

