SUMENEP|LIPUTAN12 – Proyek pembangunan Tembok Penahan Jalan (TPJ) di Dusun Cangkreng, Desa Gunung Kembar, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep terkesan seperti proyek siluman karena dalam pengerjaannya tidak terpasang papan nama dan tidak diketahui dari mana sumber dana dan siapa penanggungjawabnya.
Selain itu, pengerjaan proyek tersebut diduga juga pembangunannya dikerjakan asal-asalan, karena kwalitas pekerjaannya, pada penggalian pondasi yang sangat dangkal, adanya beberapa pasangan yang tanpa dipondasi terlebih dahulu, sehingga langsung duduk di nol tanah.

Dengan adanya dugaan tersebut, Ridhawi dari media Cakrabuana bersama tim investigasi melaporkan hal tersebut kepada pemangku daerah, Bupati Sumenep melalui Inspektorat Kabupaten Sumenep.
“Pengaduan kami lakukan dengan harapan agar pihak terkait bisa meninjau atau menjelaskan, apakah kegiatan tersebut sudah sesuai spesifikasi atau tidaknya,” jelas Ridhawi, Rabu (5/8/2020).
Terpisah, Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumenep, Riza Mardiana melalui Irban III, Aziz Munandar menyatakan sangat terbantu atas temuan (Di Desa Gunung Kembar Kecamatan Manding) yang diadukan.
“Dengan tenaga kami yang terbatas, ini sangat membantu (Inspektorat Sumenep, red) atas temuan yang diadukan ke kami,” terangnya, kemarin Senin (3/8/2020).
Sementara, Kepala Desa Gunung Kembar Kecamatan Manding, Singkim saat dikonfirmasi awak media, tidak mau menjelaskan adanya kegiatan tersebut.
“Tidak ada kegiatan di mana itu,” katanya, beberapa waktu silam.
Atas temuan yang diadukan tersebut, Ridhawi bersama Tim mengharapkan kepada pihak Inspektorat Kabupaten Sumenep, untuk segera menindaklanjuti.