SUMENEP I LIPUTAN12 - Guna mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sekaligus mendukung Penanganan Kemiskinan Ekstrem (PKE), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menggulirkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau dikenal dengan Bedah Rumah pada Tahun 2024.
Diketahui, program BSPS yang turun ke Kabupaten Sumenep di tahun 2024 sebanyak 5.600 penerima. Sedangkan bantuan tersebut tersebar di 330 Desa.
Program BSPS merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan bantuan sebesar Rp 20 juta per penerima manfaat. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pusat dan APBD provinsi. Alokasi dana ini dirinci menjadi Rp 17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.
Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak, sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah.
Heriyanto Kepala Desa (Kades) Pakondang Kecamatan Rubaru Menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah, karena ini adalah bentuk satu penghargaan yang sangat luar biasa kepada Masyarakat penerima khususnya di Desa Pakondang.
"Saya harap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," katanya kepada Media ini. Senin (13-1-2025).
Heriyanto berharap, program BSPS ini akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat.
“Yang jelas, program ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang memang membutuhkan hunian layak sebagai tempat tinggal. Karena itu, saya mengharapkan warga penerima BSPS dapat merasakan manfaatnya sekaligus menjaga rumahnya dengan baik,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sunarnuh salah satu Penerima Program BSPS warga Dusun Pakondang Daya RT 02/RW 01 Desa Pakondang mengaku bersyukur mendapatkan bantuan program bedah rumah ini, betapa tidak sebelumnya rumah yang ia miliki hanya terbuat dari dinding papan kayu dan atap yang sering bocor ketika hujan turun.