SUMENEP I LIPUTAN12 - PT Mahaputra Nusantara terus memperkuat ekspansi pasar rokok MAKAYASA di sejumlah wilayah Jawa Timur melalui program bertajuk Operasi Tapal Kuda.
Dalam strategi tersebut, kekuatan tim motoris lapangan menjadi ujung tombak perusahaan dalam membangun jaringan distribusi hingga tingkat daerah.
Program itu difokuskan pada pembentukan Distribution Control Area sebagai sistem penguatan jalur distribusi aktif, pengembangan pasar, hingga pembentukan pola pemesanan ulang (repeat order) di berbagai wilayah.
Sejumlah daerah di kawasan Tapal Kuda kini mulai menunjukkan perkembangan distribusi yang signifikan. Kabupaten Jember tercatat menjadi wilayah dengan penetrasi pasar tertinggi, mencapai sekitar 80 persen.
Tingginya pencapaian tersebut dinilai tidak lepas dari pergerakan motoris lapangan yang aktif memperluas jaringan outlet dan menjaga stabilitas distribusi.
Situbondo dan Lumajang menyusul dengan kemajuan distribusi sekitar 70 persen. Di dua wilayah tersebut, tim motoris MAKAYASA disebut bergerak cukup agresif dalam membuka titik pemasaran baru sekaligus memperkuat akses distribusi di tingkat bawah.
Gandeng KPK dan APH, RSUD Sumenep Pastikan Seleksi Pegawai BLUD 2026 Objektif dan Profesional
Sementara Bondowoso berada pada angka 40 persen dan masih memasuki tahap penguatan pondasi pasar. Sedangkan Probolinggo dan Banyuwangi mencatat perkembangan awal sekitar 25 persen dengan fokus utama membangun jalur distribusi baru.
Manajemen MAKAYASA mencatat, percepatan perluasan di lapangan kini mampu menjangkau sekitar 200 outlet baru setiap hari. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada meningkatnya pengenalan produk sekaligus memperluas akses pasar di berbagai daerah.
Untuk menjaga efektivitas operasional selama proses ekspansi berlangsung, perusahaan membentuk divisi Makayasa Control System (MCS). Divisi tersebut bertugas mengendalikan sektor distribusi, keuangan, hingga operasional lapangan agar pengembangan pasar berjalan lebih terukur.

