LIPUTAN12.ID|KOTA BOGOR – Ikuti anjuran pemerintah dengan berdiam di rumah, seorang pria (40) tahun, warga Kota Bogor mengeluhkan belum mendapatkan bantuan sosial (Bansos) seperti yang dijanjikan pemerintah.
Benny Marto, pria 1 anak yang beralamat di Jl. Johar III RT 02/RW 04 Kedung Waringin Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor mengisahkan kesedihannya dan berharap pemerintah juga membantunya.
“Saya ikuti aturan pemerintah dengan tetap di rumah bersama anak istri, namun bantuan belum kunjung datang sama sekali dari pemerintah,” ungkapnya kepada awak media, Sabtu (9/5/2020).
“Belum ada bantuan pak, begitupun tetangga-tetangga kami di sini. Menurutnya data sudah diminta perangkat RT setempat,” jelas Benny.
Sementara itu, ketua RT 02, Abun Supriyadi ketika dikonfirmasi mengatakan, untuk pendataan khususnya warga RT 02 itu sudah saya ajukan sebanyak 40 kepala keluarga (KK) yang benar-benar membutuhkan.
“Sedangkan untuk pendataan, saya serah serahkan ke kader, dan kader serahkan ke ketua RW 04,” ujar Abun.
Senada dengan Abun, ketua RW 04 Ahmadi menjelaskan, sebelum bantuan-bantuan turun beberapa hari kemudian ada kuota. Saya awal ditanyakan dari lurah dibatasin nggak kuota per rw itu?
“Pak Lurah menjawab tidak, intinya bapak RW bisa melihat di wilayahnya itu siapa yang layak dibantu, silahkan didata syaratnya punya foto kopi KTP, Kartu Keluarga (KK),” ungkap Ahmadi menirukan kata Lurah.
Ia pun menjelaskan bahwa, semua warga di empat RT sudah didata dengan benar dan memang yang benar benar membutuhkan. Data semua sudah diserahkan ke Kantor Lurah, tapi ternyata seminggu kemudian ada kuota dari lurah hanya dapat 50 kuota. Saya bingung, sedangkan yang mengajukan lebih 200 KK, yakni dari RT 01, 02, 03 dan RT 05.