SUMENEP | LIPUTAN12 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2023 dengan berpakaian ala Santri pada hari Senin, 23 Oktober 2023.
Kegiatan upacara HSN 2023 yang berlangsung di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep itu dipimipin langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai inspektur upacara.
Dalam sambutannya, Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, bahwa di era perkembangan teknologi informasi yang kemajuannya makin pesat, para santri diimbau untuk melek dunia digital.
“Peran santri zaman dulu dan masa kini berbeda, dulu santri ikut berperang melawan penjajah termasuk mempertahankan kemerdekaan tentu saja ‘jihad’,” kata Cak Fauzi.
Di era saat ini, medan perang ideologi ialah media sosial dan platform digital lainnya, sehingga kaum santri harus memahami dan menguasai dunia digital tanpa melupakan nilai-nilai agama.
Santri harus memiliki pemahaman yang kuat tentang etika dan kebijakan digital, serta kritis terhadap konten yang berpotensi merusak nilai-nilai kebangsaan.
“Jihad santri zaman sekarang adalah perang melawan setiap ideologi berpotensi merongrong nilai-nilai dan ideologi negara yang medan perangnya adalah dunia maya, tempat informasi dan pemikiran tersebar luas,” ujarnya.
Seperti diketahui tepat 22 Oktober 2015, Presiden Joko Widodo menetapkan bahwa tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Penetapan ini merujuk resolusi jihad yang bersifat wajib bagi umat Islam demi kemerdekaan Indonesia. Resolusi jihad melahirkan aksi heroik pada tanggal 10 November 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional.
“Penetapan ini merujuk pada tercetusnya peristiwa sejarah perjuangan bangsa Indonesia yaitu resolusi jihad yang bersifat wajib berjihad bagi umat Islam demi kemerdekaan Indonesia,” terangnya.