SUMENEP I LIPUTAN12 - Komitmen meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Tuberkulosis (TBC) terus diperkuat Puskesmas Rubaru melalui kegiatan penyuluhan kesehatan yang menyasar berbagai elemen masyarakat. 

Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan memberikan edukasi tentang TBC kepada anggota Fatayat Kecamatan Rubaru di Desa Basoka, Minggu (17/5/2026).

Kegiatan yang dipimpin oleh Penanggung Jawab (PJ) Program TBC Puskesmas Rubaru ini diikuti seluruh anggota Fatayat Kecamatan Rubaru. 

Penyuluhan bertujuan Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyebab, gejala, cara penularan, pencegahan, hingga pentingnya pengobatan TBC secara menyeluruh.

Puskesmas Rubaru menilai organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pengendalian TBC. Sebab, perempuan, khususnya para ibu, merupakan pihak yang paling dekat dengan keluarga dan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan anggota rumah tangga.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Puskesmas Rubaru, dr. Riza Wulandari, mengatakan bahwa pemberantasan TBC tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga kesehatan keluarga. Mereka dapat menjadi garda terdepan untuk mengenali gejala TBC sejak dini, memberikan edukasi kepada anggota keluarga, serta mendorong penderita agar segera memeriksakan diri dan menjalani pengobatan hingga tuntas,” ujar dr. Riza.

Menurutnya, edukasi yang diberikan kepada anggota Fatayat diharapkan tidak berhenti pada peserta yang hadir, melainkan dapat diteruskan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

Ia menjelaskan bahwa TBC masih menjadi salah satu penyakit menular yang membutuhkan perhatian serius. Selain dapat menyerang paru-paru, penyakit ini juga berpotensi menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan baik dan tepat waktu.