SUMENEP|LIPUTAN12 – Aksi kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Kabupaten Sumenep. Moh. Kholik Alim (41) seorang wartawan media Bongkar86.com mengalami penganiayaan yang dilakukan secara bersama sama oleh warga sekitar. Diduga sudah ada komando dari oknum Pemerintah desa di Kecamatan Gapura.
Peristiwa pengeroyokan itu sendiri terjadi tepatnya di depan kantor Kepolisian Sektor Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep, pada hari Senin (17/8/2020).

Mirisnya, aksi kekerasan itu sempat direkam oleh warga, bahkan videonya begitu cepat tersebar luas di berbagai media sosial.
Dalam vidio yang berdurasi sekitar 1 menit itu, terlihat jelas warga beramai-ramai memukuli satu orang, bahkan menggunakan helm hingga merobohkan satu unit sepeda motor yang diparkir di pinggir jalan.
Akibat aksi brutal warga, pria yang juga merupakan penduduk asli Kecamatan Gapura itu sampai babak-belur hingga dilarikan ke RSUD Moh Anwar Sumenep.
Kholiq Apo, pimpinan Redaksi Media Bongkar86 mengatakan, motif dari pengeroyokan itu sendiri karena dirinya memperjuangkan jalan rusak itu yang diakibatkan karena sering dilalui oleh truk pengangkut material milik PT. Garam yang lagi mengerjakan proyek yang nilainya milyaran rupiah.
Ia berusaha menutup jalan rusak itu mengunakan mobilnya dengan harapan meminta pertanggungjawaban terhadap pihak PT. Garam agar memperbaiki jalan tersebut.
Pengeroyokan yang menimpa dirinya itu, dikuatkan dengan bukti benjolan lebam dimuka Kholik, dia juga menyampaikan kejadian itu bermula saat dirinya, sempat cekcok dengan salah seorang oknum Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Gapura.
Dia juga menjelaskan, semula Kholik meminta oknum itu menelpon Camat Gapura untuk memperjelas perkara mereka yakni terkait dengan jalan atau akses menuju Desa Gersik Putih yang alami kerusakan dan diduga diakibatkan hilir-mudik truck pengangkut material proyek.