SUMENEP I liputan12 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencatat prestasi memuaskan pada Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Jawa Timur 2025.

Dalam ajang yang digelar di Ballroom Masjid Al Akbar Surabaya, Sumenep berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam membangun ekosistem ekonomi syariah serta menjaga kualitas pangan halal.

“Alhamdulillah, kebanggaan ini menjadi bagi Sumenep. Penghargaan ini bukti nyata bahwa komitmen kita mendapat pengakuan di tingkat Jawa Timur,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Ia juga menekankan pentingnya pesan Gubernur Jawa Timur yang disampaikan dalam kegiatan itu, yakni perlunya sertifikasi halal tidak hanya pada makanan dan minuman, tetapi juga pada batik dan produk khas lainnya.

“Ini sekaligus peluang besar bagi Sumenep. Kita punya potensi kuliner dan batik yang khas, serta sertifikasi halal akan menambah daya saingnya,” tambahnya.

Imam Hasyim menegaskan, sertifikasi halal merupakan strategi untuk memperkuat daya saing produk lokal. Dengan adanya label halal, kepercayaan konsumen yakin akan meningkat, baik di pasar nasional maupun internasional.

“Pemkab Sumenep berkomitmen mendorong produk-produk lokal agar bersertifikat halal, sehingga bisa bersaing lebih luas,” tegasnya.

Menurutnya, penghargaan ini semakin memperkokoh posisi Sumenep sebagai daerah yang tidak hanya dikenal dengan budaya dan pariwisatanya, tetapi juga berperan penting dalam pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur.