SUMENEP | liputan12 – Ribuan peluang kerja terbuka lebar bagi masyarakat Sumenep. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Tenaga Kerja menggelar Job Fair 2025 dengan menyediakan 3.152 lowongan kerja dari berbagai sektor. Acara berlangsung di Gedung Graha Wicaksana Abdi Negara, Rabu (17/9/2025).
Dengan mengusung tema Sumenep Siap Kerja, Jangan Takut untuk Bekerja, Job Fair ini diharapkan membuka peluang kerja lebih luas bagi masyarakat sekaligus memberi kesempatan bagi perusahaan mendapatkan tenaga kerja sesuai kualifikasi.
Job fair ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim. Sejumlah pejabat turut hadir, mulai dari Plt. Sekda Syahwan Effendi, Kepala Disnaker Heru Santoso, jajaran asisten, pimpinan OPD, hingga perwakilan BUMD. Tak ketinggalan puluhan perusahaan dari dalam maupun luar daerah ikut ambil bagian.
Dalam sambutannya, Wabup KH. Imam Hasyim menegaskan bahwa kegiatan semacam ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memperluas lapangan kerja sekaligus menekan angka penurunan. Ia mengapresiasi kolaborasi lintas pihak, khususnya perusahaan yang membuka pintu rekrutmen.
“Job fair ini adalah jembatan antara pencari kerja dengan perusahaan. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga ribuan peluang kerja dapat diakses oleh anak-anak muda Sumenep,” ujarnya.
Sebanyak 36 perusahaan tercatat ikut serta dalam bursa kerja kali ini. Mereka berasal dari berbagai bidang, mulai perhotelan, perbankan, kesehatan, ekspedisi, telekomunikasi, hingga jasa lainnya. Dari jumlah itu, 22 perusahaan berasal dari Sumenep dan 14 sisanya dari luar daerah.
“Kami menyiapkan 3.152 lowongan dengan beragam kualifikasi. Tidak hanya lulusan sarjana, tetapi juga tersedia untuk lulusan SMA bahkan SMP. Jadi kesempatan ini terbuka luas untuk semua kalangan,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat pun tinggi. Hingga acara dibuka, lebih dari 1.500 orang sudah mendaftar baik secara online maupun langsung di lokasi. Menurut Heru, kegiatan ini hanya berlangsung sehari sehingga kerja pencari kerja diharapkan bisa memanfaatkan peluang secara maksimal.
Wabup Imam Hasyim menambahkan bahwa, tingkat kemiskinan terbuka di Sumenep saat ini merupakan yang terendah di Jawa Timur.