SUMENEP|LIPUTAN12 – Pandemi Covid-19 berdampak luas bagi berbagai sektor, salah satunya berdampak pada dunia pendidikan. Lebih dari empat bulan kegiatan belajar di lingkungan sekolah dilakukan secara online (Daring). Sekolah di zona hijau atau tidak terdapat kasus Covid-19 dipertimbangkan untuk dimulai pembelajaran tatap muka secara bertahap.
Menindak lanjuti Surat permohonan UPT Pendidikan Jawa Timur terkait uji coba pembelajaran tatap muka yang rencana akan dimulai pada 18 Agustus 2020, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep melakukan peninjauan ke beberapa sekolah di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (13/8/2020).

Peninjauan kali ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sekolah dalam melaksanakan kegiatan belajar tatap muka, yang nantinya harus menerapkan protokol penanganan Covid-19, mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi.
“Sesuai dengan surat permohonan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, kita melakukan verifikasi untuk mengetahui sejauh mana kesiapan sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ternyata hasil verifikasi tim Satgas Covid-19 banyak sekali catatan-catatan yang perlu disempurnakan oleh SMAN 1 Sumenep untuk melakukan pembelajaran tatap muka,” kata Kepala BPBD Sumenep, Abd. Rahaman Riyadi.
Ada beberapa catatan yang harus disempurnakan terkait protokol kesehatan di SMAN 1 Sumenep ini, kata Abd Rahman Riyadi, mulai dari mekanisme penempatan parkir sepeda motor yang tidak memperhatikan physical distancing.
“Termasuk pada saat siswa masuk dari awal, dari pintu masuk itu tidak ada tanda jaga jarak atau physical distancing,” paparnya.
Ia mengatakan, di sekolah harus tersedia sarana sanitasi seperti, tempat cuci tangan, hand sanitizer, dan desinfektan, juga harus tersedia akses fasilitas pelayanan kesehatan. Juga di sekolah itu sendiri harus siap menerapkan area wajib masker di sekolah, memiliki alat pengukur panas untuk mengetahui suhu tubuh warga sekolah.
“Juga tempat-tempat duduk yang ada di SMAN 1 ini belum ada tanda physical distancing. Termasuk kelengkapan dari masker hand sanitizer,” jelasnya.
Dari hasil temuan yang menjadi catatan husus tim satgas Covid-19 tersebut, sudah direkomendasikan ke pihak sekolah untuk segera ditindaklanjuti sebelum penerapan pembelajaran tatap muka dilaksanakan dan pihak sekolah SMAN 1 berjanji, akan menyelesaikan apa yang sudah direkomendasikan satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep.