LIPUTAN12.ID|KEPSUL – Kapolres Kepulauan Sula Polda Maluku Utara, AKBP Muhammad Irvan, S.I.K, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Sula Ny. Nita Irvan beserta pengurus, pada Senin (18/5/2020) melakukan kegiatan sosial berupa membagikan sembako kepada warga masyarakat yang terdampak virus corona, di beberapa Desa di Kecamatan Sanan Utara.

Pembagian sembako tersebut sebagai bentuk kepedulian dan rasa keprihatinan Kapolres Kepulauan Sula dan Bhayangkari Cabang Kepulauan Sula terhadap situasi dan kondisi yang tengah dirasakan oleh masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Seperti yang disampaikan Paur Humas Kepulauan Sula bahwa, dengan masih merebaknya pandemi Covid-19 yang mengakibatkan perekonomian masyarakat menurun, sehingga Kapolres dan Ketua Bhayangkari beserta anggota mengambil andil untuk menyentuh langsung dengan masyarakat dengan membagikan sembako.

“Diharapkan bantuan tersebut dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat akibat dari pandemi Covid-19,” ungkap Bripka Suwandi Sangadji, Senin (18/5).

Menurutnya, kegiatan kemanusiaan tersebut sangat perlu dilaksanakan mengingat banyak masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19.

“Untuk itu mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini dengan tetap berada di rumah saja, Tunda mudik, Selalu pakai masker, Menjaga jarak, Cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas serta selalu membiasakan hidup bersih dan sehat,” kata Paur Humas.

Paket sembako yang dibagikan Kapolres di beberapa desa di kecamatan Sanana Utara tersebut, berupa masing masing 25 kg beras, 1 dos mie instan, 2 rak telor ayam dan 5 buah masker yang dibagikan kepada dua kepala keluarga di desa Mabufa.

25 kg beras, 1 dos mie instan, 2 rak telor ayam dan 5 buah masker untuk 1 kepala keluarga di desa Paratina. Selanjutnya di esa Fokalik, Kapolres membagikan 25 kg beras, 1 dos mie instan, 2 rak telor ayam dan 5 buah masker kepada satu kepala keluarga.

“Sementara di Desa Wainin 1 Kepala Keluarga mendapat 25 kg beras, 1 dos mie instan, 2 rak telor ayam dan 5 buah masker dari Kapolres,” jelas Suwandi Sangadji.