SANANA|LIPUTAN12 – Melihat harga komiditas Cengkeh dan Kopra yang sementara anjlok di pasaran saat berkampanye di Desa Wai Ina Kecamatan Sula Besi Barat, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula Nomor urut 03, Fifian Adeningsi Mus dan Saleh Marasabessy (FAM-SAH) menyampaikan akan memperjuangkan harga komoditi yang anjlok di Kepulauan Sula.
Menurut calon Wakil Bupati M. Saleh Marasabessy, selama ini harga komoditi di Kepulauan Sula lagi anjlok, baik itu kopra, cengkeh dan sebagainya. Untuk itu, bilamana ke depan terpilih maka mereka akan memperjuangkan harga cengkih dan Kopra yang saat ini lagi anjlok.
Kita akan usahakan harga cengkeh dan kopra dengan harga yang bagus jika tidak bisa dijual dengan harga bagus maka kita harus talang sehingga harga kopra dan cengkeh di atas standar agar jangan masyarakat jadi korban. Bukan kita harus biarkan masyarakat kehilangan arah.
“Jadi ke depan kalau kita terpilih maka kami akan buat home industri untuk membuka lapangan pekerjaan buat masyarakat,” ungkapnya di hadapan ratusan pendukung, Minggu (4/10/20).
Di kesempatan yang sama politisi dari partai PDIP, Ridwan Soamole mengatakan, harga cengkih, kopra dan coklat anjlok tetapi pemimpin di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) tidak bisa mengambil kebijakan untuk memperjuangakan harga komuditi tersebut di atas standar.
“Padahal di Kepulaun Sula masyarakat mayoritasnya adalah petani dan nelayan. Maka dari sebagai pemimpin wajib hukumnya memperjuangankan hal tersebut, bukan membiarkan masyarakat merana begitu saja,” ujarnya.
Reporter: Lutfi Teapon
Editor : Redaksi
Copyrigh © Liputan12 2020