SUMENEP I LIPUTAN12 - Bupati Sumenep, Provinsi Jawa Timur Achmad Fauzi menyebut peningkatan nilai investasi berasal dari sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Diketahui pada 2021, nilai investasi Sumenep Rp1,1 triliun. Kemudian naik menjadi Rp1,7 triliun pada 2022. Sementara pada 2023, nilainya tembus Rp2,1 triliun.
Kenaikan hingga 95% tersebut dari nilai investasi Sumenep Rp 2,1 triliun pada 2023 itu disumbang dari sektor UMKM. Sisanya dari sektor lain.
"Dari mana datanya? Dari Nomor Induk Berusaha (NIB)," kata Achmad Fauzi pada Jumat, 28 Juni 2024.
Lanjut Cak Fauzi sapaan akrabnya mengungkapkan, geliat UMKM di daerahnya memang cukup tinggi. Tahun lalu, pertumbuhan UMKM di kabupaten paling
Sebagai upaya lebih memberdayakan pelaku UMKM, ia mengajak mereka memasukkan produk ke Katalog Elektronik (e-Katalog) demi meningkatkan daya saing dan pemasaran produk lokal lebih luas.
"Sekarang serba E-Katalog pada setiap kegiatan pemerintah. Nah, ketika sudah bergabung maka penyelenggara cukup memilih di katalog elektronik untuk kebutuhan kegiatan," pungkasnya.