PESAWARAN – Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Padang Cermin diduga sebut ‘PKI,’ Anggota Komisi I DPRD Pesawaran Muklis emosi dan minta klarifikasi kepada Badan pengawas pemilu (Banwaslu) Pesawaran.
Hal tersebut disampaikannya saat Hearing antara Komisi I DPRD dan Banwanslu Pesawaran, Di Ruang Rapat Komisi I Gedung DPRD Pesawaran Desa Way Layap Kecamatan Gedong Tataan, Jumat, 27 Maret 2023.
Hearing yang dipimpin oleh Subhan dan dihadiri ketua Banwaslu Rian terkait permasalahan salah satu Anggota Dewan dari Franksi-PAN Omroni saat melakukan Reses di dapilnya Desa Khepong jaya Kecamatan Padang Cermin yang membagi-bagikan minyak goreng serta uang Rp50.000 kepada 134 ibu-ibu kelompok senam sehat.
Namun hal itu dianggap pelanggaran Pemilu oleh Banwaslu, karena membagi-bagikan uang kepada masyarakat (money Polik).
Bukan tanpa alasan, kemarahan Muklis terjadi karena Koleganya di Fraksi-Pan disebut ‘PKI’ oleh oknum Panwascam saat mengantarkan surat Panggilan kepada warga yang ikut ikut menghadiri reses tersebut. Purn TNI ini menanyakan kontek dari pernyataan yang diduga oknum tersebut.
“Ada bahasa Panwascam klo kamu diajak Roni jadi PKI mau! Ini saya sangat-sangat miris, jadi Presenden buruk buat kami. Kami ini anggota DPR lho bukan caleg. Say ada bahasa-bahasanya saya simpen semua disini (Handpone-red). Jangan ada stikma PAN itu PKI, jelas ya. Partai Pan ini didirikan Islamic Nasionalis,yang pendirinya memang orang-orang muhamdiyah,” ujarnya.
“Ini sangat-sangat kasar bahasa PKI ini, saya 32 tahun jadi tentara dijejelin PKI, PKI, PKI. Jadi klo denger bahasa PKI miris saya. Jadi jangan bahasa-bahasa seperti luruskan ini klarifikas,” terangnya
Ketua Komisi I Subhan mengatakan Rapat dengar Pendapat atau hearing dengan Banwaslu dan seluruh ketua Panwascam se-Pesawaran, Terkait dengan adanya miss komunikasi, anggota komisi IV dari Frkasi-PAN Omroni melaksanakan rangkayan kegiatan Reses,di dapil III Padang Cermin.
“Dilaksanakan di Desa Khepong jaya dengan konsep acara senam sehat bersama. Bagi Panwascam setempat diduga melakukan pelanggaran. Dari peserta yang senam itu ada yang sudah di mintai keterangan oleh Panwascam, diduga moment itu Omroni membawa bingkis berupa minyak makan,” terangnya