SUMENEP I LIPUTAN12 – Momentum Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep menjadi pengingat penting bagi PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) untuk terus meneguhkan komitmen membangun ekonomi berbasis prinsip syariah dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Madura.

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menegaskan Hari Jadi Sumenep bukan sekadar seremonial, melainkan ajang refleksi untuk memperkuat sinergi antara lembaga keuangan daerah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.

“Atas nama manajemen PT BPRS Bhakti Sumekar, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep. Momentum ini menjadi refleksi bersama untuk memperkuat komitmen membangun ekonomi yang inklusif dan berlandaskan prinsip syariah,” ujar Hairil Fajar kepada Media ini, Jumat 31 Oktober 2025.

Menurutnya, tema “Ngopene Songennep” mencerminkan semangat masyarakat Sumenep dalam menjaga tradisi, budaya, dan religiusitas yang telah menjadi fondasi kokoh dalam perjalanan pembangunan daerah.

“BPRS Bhakti Sumekar lahir dan tumbuh di Sumenep. Oleh karena itu, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir sebagai mitra masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil agar semakin mandiri, tangguh, dan berdaya saing,” tambahnya.

Hairil juga menegaskan, lembaga yang dipimpinnya akan terus memperluas akses layanan keuangan syariah hingga ke pelosok desa, sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar sistem ekonomi daerah tumbuh dengan nilai keadilan dan keberkahan.

“Kami percaya, kemajuan ekonomi daerah hanya akan tercapai jika dibangun di atas sistem keuangan yang adil, transparan, dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan sejarah daerah, BPRS Bhakti Sumekar turut menampilkan desain visual khusus bertema Hari Jadi ke-756 yang memuat ikon-ikon budaya Sumenep. 

Desain tersebut menjadi simbol yang diberikan terhadap warisan lokal yang menjadi kekuatan moral dan identitas masyarakat Madura.